Jumat, 08 Maret 2013

Pengorbanan Gagah Berani

 on  with No comments 
In ,  
Saat masih seorang guru sekolah, perhatian saya tertarik pada seorang siswa yang mendapat peringkat terbawah pada ujian terakhir dalam kelas saya yang terdiri dari 30 siswa. Saya melihat dia menjadi tertekan karena nilainya yang tidak bagus, lalu saya menghampiri dan mengajaknya berbicara.

Saya berkata kepadanya, ''Harusnya ada orang yang berada di peringkat ke-30 dari 30 siswa di kelas ini. Tahun ini, orang itu adalah kamu, yang melakukan pengorbanan gagah berani supaya tidak seorangpun temanmu menderita malu karena mendapat peringkat terbawah di kelas ini. Kamu sungguh baik begitu penuh belas kasih. Kamu pantas mendapatkan medali''.

Kita berdua tahu bahwa apa yang saya katakan itu konyol, tetapi dia menyeringai lebar. Dia tidak lagi menganggap peringkat terbawahnya sebagai sebuah kiamat.

Dia mendapat peringkat yang jauh lebih baik pada tahun berikutnya, ketika tiba giliran orang lain melakukan pengorbanan gagah berani.

Sumber:
Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya
108 Cerita Pembuka Pintu Hati
Oleh Ajahn Brahm
Share:

0 Komentar:

Posting Komentar